Desain-Taman-Bali

7 Elemen Penting Untuk Menghadirkan Taman Bernuansa Bali

Negara kita Indonesia ini memiliki berbagai ragam budaya. Kemudian tradisi budaya ini turut memengaruhi persepsi masyarakat akan pola ruang dan hunian. Berbicara mengenai arsitektur khas Indonesia yang menggambarkan unsur adat, kondisi alam, dan keragaman budaya, salah satu budaya yang memiliki kekentalan dalam dunia arsitektur yang autentik adalah Bali.

Konsep taman dengan nuansa Bali sebenarnya mirip dengan model taman tropis lainnya. Hanya saja yang membedakan yaitu kentalnya budaya Bali di dalamnya. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan tanaman yang berasal dari pulau Dewata tersebut. Seperti pandan Bali dan pohon Kamboja. Belum lagi kehadiran etnik patung Bali menjadi penguat identitas tersendiri yang membuatnya berbeda dengan taman-taman lainnya.

Terkait arsitektur klasik Bali, tentu tidak bisa sembarangan. Dalam skala mikro seperti rumah tinggal saja, unsur tata letak, elemen, hingga detail ornamen memiliki filosofinya tersendiri. Hal ini sangat erat kaitannya dengan pengaruh budaya Hindu sebagai agama mayoritas di sana. Konsep arsitektur tradisional khas Bali tak hanya dihadirkan dalam wujud bangunan. Penataan taman atau halaman rumah turut menyempurnakan feel arsitektur gaya Bali yang diinginkan.

Namun Anda tetap dapat menghadirkan nuansa Bali di halaman rumah dengan berkreasi melalui padu padan elemen yang memperhatikan ciri khas dari arsitektur Bali.

1. Pohon Kamboja dan Bata Merah

Elemen tanaman yang sangat identik dengan gaya Bali adalah pohon kamboja (Plumeria alba). Bunga kamboja sangat penting bagi masyarakat Hindu Bali karena dipakai sebagai sarana sembahyang. Selain itu, berdasarkan filosofinya, pohon kamboja berbunga pada sasih kapat atau bulan purnama keempat yang dianggap sebagai bulan baik. Selain pohon kamboja, taman bergaya Bali umumnya memakai bata merah yang diekspos. Susunan bata merah inilah yang sangat khas dan dapat menjadi ciri khas Bali ketika berdampingan dengan pohon kamboja. Anda juga dapat berkreasi menggunakan bata lubang yang dapat menghadirkan sirkulasi udara yang lebih lancar.

2. Nuansa Tanaman Tropis

Banyak sekali rumah-rumah di Bali yang mana halamannya ditumbuhi aneka tanaman tropis. Selain pohon kamboja, tanaman semak juga dapat mendominasi. Vegetasi yang dipakai adalah tanaman lokal dengan penataan yang merefleksikan alam liar. Hal ini selaras dengan konsep arsitektur Bali, yaitu menciptakan keharmoniasan antara manusia dengan alam.

3. Elemen Lampu Taman

Salah satu ciri khas taman Bali yaitu dengan memasang lampu taman yang semakin membangkitkan nuansa Bali di halaman rumah Anda. Dengan memasang lampu taman di halaman rumah Anda maka akan semakin menghadirkan nuansa Bali di rumah Anda. Lampu taman yang biasanya menjadi ciri khas taman di Bali bentuknya yang khas di mana menyerupai bangunan rumah kayu. Belum lagi atapnya yang berasal dari jerami serta alasnya yang menggunakan material batu.

4. Elemen Kayu

Arsitektur Bali bisa dikatakan sangat lekat dengan harmoni alam. Sehingga tidak mengherankan apabila elemen-elemen yang dipakai umumnya adalah bahan alam seperti kayu. Maka dari itu sebagai inspirasi Anda bisa mengaplikasikan kayu sebagai pintu taman, lampu taman, hingga bangku taman.

5. Elemen Batu Alam

Taman gaya Bali kerap mengaplikasikan batu alam untuk pembentuk dinding dan pathway. Menariknya, sering kali bebatuan yang ada dibiarkan lembap hingga berlumut untuk memberi kesan alami yang kuat. Hal ini tentu dapat Anda aplikasikan pula pada halaman rumah, namun dengan tetap memperhatikan keamanan.

6. Elemen Patung

Ide taman Bali yang tidak boleh ketinggalan adalah pemasangan patung atau sculpture. Biasanya, patung yang ada terbuat dari ukiran batu. Temanya juga beragam, namun yang klasik umumnya berkaitan dengan tokoh-tokoh mitologi Hindu Bali. Oleh karena berbahan dasar batu alam, patung-patung ini sangat serasi berpadu dengan nuansa rimbun dari tanaman.

7. Elemen Air

Elemen air dalam taman Bali terbilang sangat penting. Di dalam tata kelola ruang, budaya Bali sudah mengenal peletakan kolam sesuai hirarki fungsinya, yaitu hakikat kepercayaan akan Parhyangan (manusia dengan Tuhan), Pawongan (manusia dengan alam sekitar), dan Pelemahan (manusia dengan manusia). Harmonisasi hubungan ketiganya dipercaya dapat mempengaruhi struktur dan morfologi dari taman itu sendiri. Oleh karena itu, sangat lumrah ditemui kolam di taman-taman bergaya Bali. Agar nuansa harmonisasi dengan alamnya lebih kuat, biasanya kolam di taman Bali juga dilengkapi dengan air mancur.

Sudah menjadi karakteristik taman bergaya Bali yang ornamennya memiliki desain yang autentik. Uniknya hanya dengan menghadirkan sedikit saja detail Bali, maka nuansa Bali pun akan langsung terasa. Jadi, elemen apa yang akan Anda hadirkan untuk nuansa baru di halaman rumah Anda? Apakah Anda sudah menemukan konsep taman bali yang cocok untuk rumah Anda? kalau belum dan masih bingung menentukan bagaimana model landscape taman rumah, Anda bisa menghubungi kami ruangtaman.com penyedia jasa tukang taman murah dan terpercaya untuk membuat model taman bali.

Comments are closed.